Kriya Mekar: Inovasi Produk Lokal Kriya Bambu Untuk Meningkatkan Minat Generasi Muda Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut
DOI:
https://doi.org/10.70410/japm.v2i2.47Kata Kunci:
Kriya Bambu, Digital Marketing, Generasi MudaAbstrak
Kriya bambu moderen adalah salah satu kerajinan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain ramah lingkungan, berbagai manfaat dapat dirasakan oleh para pengguna kerajinan ini. Berbagai inovasi kerajinan telah dikembangkan dalam rangka meningkatkan minat masyarakat terhadap kriya bambu. Namun, kurang populernya hasil kerajinan bambu modern di tengah Masyarakat menjadi salah satu penyebab turunnya minat Masyarakat terhadap kerajinan ini. Indonesia yang didominasi oleh penduduk usia produktif, kurang familiar dengan alat-alat rumahtangga tradisional terutama yang terbuat dari bambu. Mereka lebih cenderung menyukai peralatan modern yang dianggap lebih praktis. Penurunan minat terhadap kriya bambu berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan pendapatan para pengrajin bambu. Untuk meningkatkan minat dan daya saing kerajinan bambu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut dengan harapan mampu meningkatkan pengetahuan para pengrajin bambu tentang cara pemesaran modern melalui sosial media serta meningkatkan keperdulian generasi muda terhadap kerajinan bambu (Kriya Bambu).Tujuan program ini adalah untuk melatih para pengrajin bambu agar mampu memaksimalkan peggunanan media sosial yang sudah dimiliki agar dapat digunakan sebagai salah satu media pemasaran yang efektif. Pelatihan digital marketing berupa pelatihan membuat akun media sosial, cara melakukan foto produk, pemasaran efektif dan cara membuat konten menjadi focus materi yang diberikan pada para pengrajin. Selain itu dilakukan pendampingan digital marketing yang berkelanjutan dengan selalu melakukan evaluasi. Peningkatan minat generasi muda terhadap kriya bambu modern dapat dilihat dari peningkatan daya jual pengrajin bambu. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan. Didapatkan hasil bahwa pasar para pengrajin bambu semakin meluas. Kebanyakan pembeli berasal dari kalangan genersi muda.
Referensi
Atlisiaji, W. Y. (2021). Strategi Komunikasi Pemasaran Pada UMKM Magetan Bamboo Craft di Kabupaten Magetan dalam Mengembangkan Usahanya. Abdimas Indonesian Journal, 1(2), 89–98. DOI:10.59525/aij.v1i2.73.
Eko Atmojo, Muhammad. (2022). “Evaluasi Pelatihan Digital MarketingPemerintah Kabupaten Sleman dalam Pemberdayaan UMKM di Tengah Krisis Pandemi Covid-19. Indonesian Governance Journal. (Kajian Politik –Pemerintahan) ISSN: 2721-1991.
Haes, P. E., & Murti, I. G. N. A. K. (2023). Strengthening Product Branding and Marketing Optimization Through Social Media on Bamboo Straw Crafts in Abuan Bangli Village. Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia, 6(1), 141–156. DOI:10.15294/jphi.v6i1.66359.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2020). Strategi Pemasaran Digital UMKM Ekonomi Kreatif di Era Transformasi Digital.
Komariah, A., Ukhtul Fikri, R., Fiana, M. & Subroto, D. E. (2024). Pemanfaatan E‑Commerce dalam Pemasaran Kerajinan Bambu di Kelurahan Pasuluhan, Walantaka – Kota Serang. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3). DOI:10.59431/ajad.v4i3.377
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, S., Rachmaniar, R., & Koswara, I. (2021). Komunikasi Pemasaran Pengrajin Bambu Kreatif di Tasikmalaya. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 5(2), 1–8. DOI:10.51544/jlmk.v5i2.2284
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2018). Sosial Media Marketing (3rd ed.). SAGE Publications.
Wicaksono, A., & Prabowo, H. (2021). "Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Produk UMKM." Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 23–34.
https://kanaldesa.com/artikel/bambu-selaawi-dari-desa-hingga global?utm_source= chatgpt. com
https://kanaldesa.com/artikel/bambu-selaawi-dari-desa-hingga-global?utm_source=chatgpt. com
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2018). Social Media Marketing (3rd ed.). SAGE Publications.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Wati Rahayu, Nisa Raudatul janah, Nisa Septiani, Yana Mulyana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat agree to the following terms:
This license enables reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, so long as attribution is given to the creator. The license allows for commercial use. CC BY includes the following elements:
BY: credit must be given to the creator.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit , provide a link to the license, and indicate if changes were made . You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation .
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.









