PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MASKER RAMBUT DAUN PEPPERMINT DI DESA CIBIRU WETAN KABUPATEN BANDUNG

Penulis

  • Novaliana Devianti Sagita Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Indonesia
  • Mia Nisrina Anbar Fatin Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Indonesia
  • Siti Saidah Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Indonesia
  • Ivan Andriansyah Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70410/japm.v1i1.16

Kata Kunci:

toga, daun peppermint, masker rambut

Abstrak

Desa Cibiru Wetan di Kabupaten Bandung dikenal dengan masyarakatnya yang aktif melalui berbagai kelompok kerja (pokja). Salah satunya adalah pokja Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang mengkultivasi tanaman obat di lingkungan rumah dengan manfaat kesehatan yang beragam, baik untuk pencegahan, peningkatan kesehatan, pengobatan, maupun pemulihan. Selain itu, tanaman TOGA juga dapat dikembangkan menjadi produk kosmetik. Salah satu tanaman TOGA yang dipilih untuk dikembangkan menjadi produk kosmetik adalah daun peppermint. Daun peppermint memiliki manfaat yang mencakup bantuan dalam pertumbuhan rambut, pencegahan kerontokan rambut, pengurangan kelebihan minyak, mengatasi gatal pada kulit kepala, serta memperkuat akar rambut. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan hasil budidaya TOGA, khususnya daun peppermint, sebagai tambahan dalam pembuatan masker rambut untuk masyarakat Desa Cibiru Wetan. Metode: Program pengabdian kepada masyarakat ini meliputi pengenalan, pemanfaatan, dan pengolahan daun peppermint menjadi masker rambut yang dapat digunakan oleh masyarakat umum, dengan fokus utama pada penduduk Desa Cibiru Wetan. Hasil: Melalui implementasi kegiatan pengabdian ini, pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan TOGA, khususnya daun peppermint, sebagai bahan tambahan dalam masker rambut meningkat secara signifikan di Desa Cibiru Wetan. Sasaran Output: Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Cibiru Wetan dapat menguasai cara memanfaatkan daun peppermint sebagai bahan pembuat masker rambut, serta berpotensi sebagai sumber peningkatan ekonomi di tingkat lokal.

Referensi

Abelan, U. S., de Oliveira, A. C., Cacoci, É. S. P., Martins, T. E. A., Giacon, V. M., Velasco,

M. V. R., & Lima, C. R. R. de C. (2022). Potential use of essential oils in cosmetic and dermatological hair products: A review. In Journal of Cosmetic Dermatology (Vol. 21, Issue 4, pp. 1407–1418). John Wiley and Sons Inc. https://doi.org/10.1111/jocd.14286

Gavazzoni Dias MF. (2015). "Hair cosmetics: an overview." Int J Trichology. 2015;7(1):2-15.

Kim KE, Cho D, Park HJ. (2016). "Air pollution and skin diseases: Adverse effects of airborne particulate matter on various skin diseases." Life Sci. 2016;152:126-134.

Li R, Brockschmidt FF, Kiefer AK, et al. (2012). "Six novel susceptibility Loci for early-onset androgenetic alopecia and their unexpected association with common diseases." PLoS Genet. 2012;8(5): e1002746.

MPOC, lia dwi jayanti, & Brier, J. (2020). ANALISIS PRODUK KOSMETIK MAKE UP SALAH SATU MEREK GLOBAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIA. Malaysian Palm Oil Council (MPOC), 21(1), 1–9. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/2203%0A

Oh, J. Y., Park, M. A., & Kim, Y. C. (2014). Peppermint oil promotes hair growth without toxic signs. Toxicological Research, 30(4), 297–304. https://doi.org/10.5487/TR.2014.30.4.297

Sari, D. K., & Wibowo, A. (2016). Perawatan Herbal pada Rambut Rontok. Majority, 5(5), 129–134.

Semba RD, Sun K, Zhang P, et al. (2017). "Serum Micronutrients and the Subsequent Risk of Thyroid Cancer: Investigation of Functional Polymorphisms in Antioxidant Genes." Cancer. 2017;123(7):1208-1216.

Van Zuuren EJ, Fedorowicz Z, Carter B, et al. (2012). "Interventions for female pattern hair loss." Cochrane Database Syst Rev. 2012; 5: CD007628.

Diterbitkan

27-07-2024

Cara Mengutip

Devianti Sagita, N., Nisrina Anbar Fatin, M., Saidah, S., & Andriansyah, I. (2024). PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMBUATAN MASKER RAMBUT DAUN PEPPERMINT DI DESA CIBIRU WETAN KABUPATEN BANDUNG. Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat, 1(1), 9–15. https://doi.org/10.70410/japm.v1i1.16

Citation Check