Kualitas Hidup Dan Pengetahuan Pasien Dengue Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta

Authors

  • Masita Sari Dewi Program Pascasarjana, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Dyah Aryani Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Woro Supadmi Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
  • Imaniar Noor Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70410/jfg.v10i3.309

Keywords:

Dengue, kualitas hidup, tingkat pengetahuan

Abstract

Angka kejadian kasus infeksi dengue tahun 2020 di Kota Yogyakarta sebanyak 296 orang. Berdasarkan manifestasi klinis dengue terbagi menjadi 3 diagnosa yaitu dengue fever (DF), dengue haemorrhagic fever (DHF) dan dengue shock syndrome (DSS). Penularan terjadi akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan mobilitas yang tinggi. Beberapa faktor yang mempengaruhi angka kejadian yaitu kualitas hidup dan pengetahuan terhadapa penyakit yang berdampak pada tingkat kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas hidup dan pengetahuan. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan pengambilan data prosfektif di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta periode April – Desember 2021. Kualitas hidup pasien dinilai menggunakan kuisioner EQ-5D-Y untuk pasien anak dan EQ-5D-5L untuk pasien dewasa dan pengetahuan  dinilai menggunakan kuisioner yang terdiri dari pengetahuan penyakit, pengetahuan pencegahan dan prilaku pencegahan. Hasil penelitian di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada pasien dengan diagnosa DHF sebanyak 40% merasa amat sangat bermasalah pada kegiataan yang biasa dilakukan dan sebanyak 40% merasa cukup bermasalah pada dimensi rasa cemas, sedih dan depresi sehingga berpengaruh pada kulitas hidup. Pada pengetahuan penyakit, pengetahuan pencegahan dan perilaku pencegahan pasien DF dan DHF tergolong dalam kategori buruk sehingga perlu adanya promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan terhadap kesehatan. Penyakit demam dengue berpengaruh pada kulitas hidup. pengetahuan terhadap penyakit demam dengue dalam kategori buruk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhmadi, M. Rasyid Ridha, L. M. (2012) “Knowledge , attitudes , and behavior relationship to the dengue hemorrhagic fever incident in Banjarbaru City , South Kalimantan,” Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang, 4(1), hal. 7–13.

Baitipur, R. (2018) “Pendidikan Kesehatan Melalui Video Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Praktik Psn Dbd,” JHE (Journal of Health Education), 3(2), hal. 86–90. doi: 10.15294/jhe.v3i2.17444.

Bhatt, S. et al. (2013) “The global distribution and burden of dengue,” Nature, 496(7446), hal. 504–507. doi: 10.1038/nature12060.

Candra, A. (2010) “Dengue Hemorrhagic Fever?: Epidemiology , Pathogenesis , and Its Transmission Risk Factors,” Apirator, 2(2), hal. 110–119.

DinKes (2020) Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun 2020 (Data Tahun 2019). DIY, Kota Yogyakarta.

DinKes (2021) “Profil kesehata Provinsi DIY Tahun 2020,” hal. 36.

Emrani, Z. et al. (2020) “Health-related quality of life measured using the EQ-5D-5 L: Population norms for the capital of Iran,” Health and Quality of Life Outcomes, 18(1), hal. 1–9. doi: 10.1186/s12955-020-01365-5.

Giena, V. P., Riyani, O. dan Effendi (2020) “Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu,” Al-Asalmiya Nursing, 9, hal. 69–79. Tersedia pada: https://jurnal.stikes-alinsyirah.ac.id/index.php/keperawatan/.

Itrat, A. et al. (2008) “Knowledge, awareness and practices regarding dengue fever among the adult population of dengue hit cosmopolitan,” PLoS ONE, 3(7), hal. 1–6. doi: 10.1371/journal.pone.0002620.

Kemenkes RI (2017) “Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue Indonesia,” Pedoman pencegahan dan pengendalian demam berdarah di indonesia, 5(7), hal. 9.

Khan, E. et al. (2010) “Demographic and clinical features of dengue fever in Pakistan from 2003-2007: A retrospective cross- sectional study,” PLoS ONE, 5(9), hal. 1–7. doi: 10.1371/journal.pone.0012505.

Lum, L. C. S. et al. (2008) “Quality of Life of Dengue Patients,” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 78(6), hal. 862–867. doi: 10.4269/ajtmh.2008.78.862.

Mei Lestari, H. K. (2021) “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Masyarakat Terhadap Pengetahuan Tentang Penanganan Demam Berdarah Dengue,” Indonesian Health Science Journal, 1(1), hal. 1–6.

Nguyen, L. H. et al. (2017) “Quality of life profile of general Vietnamese population using EQ-5D-5L,” Health and Quality of Life Outcomes, 15(1), hal. 1–13. doi: 10.1186/s12955-017-0771-0.

Notoatmodjo (2014) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Diedit oleh Rineka Cipta. Jakarta.

Novrita, B., Mutahar, R. dan Purnamasari, I. (2017) “The Analysis of Incidence Of Dengue Hemorrhagic Fever in Public Health Center of Celikah Ogan Komering Ilir Regency,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8, hal. 20–28.

Permatasari, D. Y., Ramaningrum, G. dan Novitasari, A. (2015) “Hubungan status Gizi, umur, dan jenis kelamin dengan derajat infeksi dengue Pada anak,” Jurnal Kedokteran Muhammadiyah, 2(1), hal. 24–28.

Purba, F. D. et al. (2017) “The Indonesian EQ-5D-5L Value Set,” PharmacoEconomics, 35(11), hal. 1153–1165. doi: 10.1007/s40273-017-0538-9.

Rachman, Z. F. (2021) “Hubungan Status Gizi dengan Kejadian DHF pada Anak di Tk RA-AL Kamal 4 Bukuan Kota Samarinda,” 2(3), hal. 1815–1820.

Reenen, M. van et al. (2019) “EQ-5D User Guide,” EueoQol Research Foundation, hal. 36. Tersedia pada: https://euroqol.org/publications/user-guides/.

Stanaway, J. D. et al. (2016) “The Global Burden of Dengue: an analysis from the Global Burden of Disease Study 2013,” Lancet Infect Dis, 16(6), hal. 712–723. doi: 10.1016/S1473-3099(16)00026-8.The.

Suaya, J. A. et al. (2009) “Cost of dengue cases in eight countries in the Americas and asia: A prospective study,” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 80(5), hal. 846–855. doi: 10.4269/ajtmh.2009.80.846.

Sumampouw, O. J. (2020) “Epidemiologi Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara,” Sam Ratulangi Journal of Public Health, 1(1), hal. 001. doi: 10.35801/srjoph.v1i1.27272.

Trapsilowati, Pujiyanti, R. (2014) “Role Of Knowledge and Education Level to Dengue Vector Control Behavior in Endemic Villages Community in Samarinda 2009,” 6(September), hal. 41–45.

WHO (2011) Comprehensive guidelines for prevention and control of dengue and dengue haemorrhagic fever, WHO Regional Publication SEARO. Tersedia pada: http://scholar.google.com/scholar?hl=en&btnG=Search&q=intitle:Comprehensive+Guidelines+for+Prevention+and+Control+of+Dengue+and+Dengue+Haemorrhagic+Fever#1.

Published

2023-12-31

How to Cite

Dewi, M. S. ., Perwitasari, D. A. ., Supadmi, W., & Faridah, I. N. . (2023). Kualitas Hidup Dan Pengetahuan Pasien Dengue Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta. JURNAL FARMASI GALENIKA, 10(3), 178–193. https://doi.org/10.70410/jfg.v10i3.309

Citation Check